POLITIK

Ingin Jadi Pelayan Rakyat, Caleg Muda Ini Nyaleg Jadi Wakil Rakyat

Banu Bagaskara.

Bogorkini.com, Bogor – Di antara sekian figur calon anggota dewan, nama Banu Bagaskara salah seorang yang mulai diperhitungkan bakal terpilih. Setidaknya, sosok muda ini telah lama bergelut sebagai aktivis terkenal di dunia kemahasiswaan, koperasi, dan saat ini masih aktif sebagai pengurus DPD KNPI Kota Bogor.

Menurut Banu, dirinya memilih jalur politik atas dasar hati nurani. Dirinya tergerak ketika berkecimpung di dunia koperasi, yakni Koperasi Karya Mandiri. “Saya di situ sering bersosialisasi dengan masyarakat khususnya kaum perempuan yang ekonominya menengah ke bawah. Dalam sosialisasi tersebut tidak jarang mendapat keluhan dari masyarakat yakni masalah perekonomian. Ketika terjun langsung ke lapangan ternyata memang banyak kasus-kasus yang berujung pada perceraian disebabkan pinjaman instan, selain itu banyak infrastruktur yang terbengkalai yang tidak perhatikan oleh pemerintah,” ungkapnya.

Caleg DPRD Kota Bogor dari PDIP asal Dapil Tanah Sareal ini menegaskan bahwa dirinya memegang teguh prinsip bahwa manjadi anggota legislatif bukanlah ajang mencari pekerjaan. “Melainkan ladang amal untuk berbuat demi kepentingan masyarakat. Siapapun yang menjadi wakil rakyat, harus siap berjuang menyalurkan aspirasi masyarakat. Saya sebagai caleg Nomor 5 Dapil V merasa terpanggil untuk berkiprah di politik dengan tujuan menjadi pelayan rakyat, bersih, amanah, punya karakter dan kerja keras demi mewujudkan kesejahteraan bagi wong cilik yang berada pada pinggiran kota Bogor,” paparnya.

Program nyata yang sudah dilakukannya, sambung Banu, adalah memberikan pinjaman modal usaha tanpa bunga kepada kaum perempuan pelaku UKM di kabupaten bogor. Terobosan lainnya, program dalam gerakan menabung salah satu program menurunkan angka kemiskinan yang terjadi pada kaum perempuan untuk tidak meminjam pada pinjaman instan (rentenir).

Pria kelahiran Bogor 26 Agustus 1996 ini memiliki visi “menciptakan masyarakat yang berdikari secara ekonomi dan madani” dan memiliki misi “membangun program ekonomi kerakyatan berbasis RT untuk menciptakan percepatan dan pemerataan ekonomi wilayah dan membuat pelayanan siaga 24 jam berbasis RT untuk menangani masalah ekonomi, kesehatan, pendidikan, dan advokasi hukum”. (dns)