KAMPUS

Pelajar Kota Bogor Sumbang Rp203 Juta untuk Bangunan Sekolah Rusak di Lombok

Gerakan #BogorPeduliLombok yang digagas Pemkot Bogor, komunitas pelari dan para pelaku usaha kota hujan di Balaikota Bogor.

Bogorkini.com, Bogor – Aktivitas warga Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), nyaris lumpuh total. Gempa dahsyat beberapa waktu lalu juga merusak sarana dan prasarana pendidikan. Berdasarkan catatan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), gempa Lombok merusak 3.691 ruang kelas yang ada di 770 sekolah di 10 daerah. Akibatnya, sebanyak 145 ribu siswa berbagai jenjang terganggu dalam memperoleh pelayanan pendidikan.

Mendengar kabar itu, para pelajar SD dan SMP se-Kota Bogor secara spontan melakukan penggalangan dana di masing-masing sekolahnya. Mereka pun berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp203.261.800. Donasi tersebut kemudian disalurkan melalui gerakan #BogorPeduliLombok yang digagas Pemkot Bogor, komunitas pelari dan para pelaku usaha kota hujan di Balaikota Bogor. Total, hingga Minggu (2/9/2018) bantuan yang terkumpul mencapai Rp451.137.300.

Penyerahan donasi dari pelajar SD dan SMP se-Kota Bogor diserahkan secara simbolis oleh perwakilan pelajar di tiap-tiap kecamatan kepada Walikota Bogor Bima Arya yang turut disaksikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor Fahrudin.

Menurut Fahrudin, hasil donasi Rp203 juta itu merupakan sumbangan dari 150 ribu pelajar SD dan SMP se-Kota Bogor yang penggalangan dananya sudah dilakukan empat hari terakhir. “Gerakan ini spontanitas, tanpa paksaan, betul-betul inisiatif dari mereka,” ungkap Fahrudin di sela Charity Run #BogorUntukLombok di Balaikota Bogor, Minggu (02/09/2018).

Ia menambahkan, sebelum menghimpun donasi, para pelajar tersebut meminta izin terlebih dahulu kepada Disdik Kota Bogor. “Mereka menangis ketika menyaksikan kondisi para korban di Lombok. Karena tujuannya baik, ya kami izinkan,” terangnya.

Sementara itu, Walikota Bogor Bima Arya mengaku terharu bangga atas apa yang dilakukan para pelajar SD dan SMP Kota Bogor. Partisipasi mereka, kata Bima, mungkin karena menyaksikan sendiri dari pemberitaan media massa yang menunjukan banyaknya sekolah-sekolah yang hancur di Lombok.

“Ini bentuk kepedulian sesama pelajar di Bogor untuk Lombok. Ini luar biasa. Saya terharu sekali. Ini inisiatif dari anak-anaknya karena melihat pemberitaan. Mungkin karena dampak gempa juga membuat kegiatan belajar mengajar di sana jadi terhambat, sekolahnya rusak dan lain sebagainya sehingga mereka bisa merasakan itu dan terkumpulah donasi lebih dari Rp200 juta dari mereka,” pungkasnya.

Bima Arya juga mengajak warga Bogor lainnya yang ingin berpartisipasi dan berdonasi melalui https://kitabisa.com/bogoruntuklombok atau bisa melalui rekening 0089675979100 Bank BJB Cabang Bogor a/n Bogor For Lombok.

Donasi akan dibuka hingga 9 September 2018. Ditargetkan partisipasi warga Bogor untuk membantu meringankan beban saudara-saudara kita di Lombok mencapai lebih dari setengah Miliar Rupiah. Seluruh hasil donasi akan diserahkan langsung di Lombok oleh Walikota Bogor bersama jajaran Muspida sebagai perwakilan warga Kota Bogor yang direncanakan pada 10 September 2018. (cep)