DAILY WISDOM FOOD & TRAVEL KULINER

Menikmati Menu Khas Solo di Bogor Hanya di Resto Solo

Bogor – Mengisi hari libur berkumpul bersama teman atau keluarga akan menambah kehangatan. Agar lebih pas, pemilihan tempat yang tepat juga tak boleh dilupakan.

Berikut ini salah satu resto referensi Hallobogor.com, terutama bagi yang sekaligus ingin merasakan suasana hangat bak pulang kampung ke Solo. Ya, Anda bisa singgah ke Resto Solo di Jalan Pajajaran Indah V No R5, Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor.

Di resto ini Anda akan merasa seperti berada di dalam kampung atau desa sendiri di Solo, Jawa Tengah, karena suasananya yang cukup tenang. Anda juga akan disapa dan dimanjakan dengan alunan musik gamelan.

Resto Solo ini telah berdiri di Bogor sejak tahun 1997. Setelah berkembang, kemudian membuka Resto Solo kedua di Jakarta. Luas area Resto Solo di pusat Kota Bogor ini sekitar 2.000 meter persegi termasuk lahan parkir, halaman dengan rumput dan pohon menghijau ditambah gazebo untuk pengunjung.

Suasana adat Jawa makin kental karena bangunan eksterior dan dekorasi interior resto didesain khusus rumah tempo dulu ala etnis Jawa dan dihiasi perabotan tradisional unik nan klasik, seperti becak yang dipajang pada gazebo depan pintu masuk.

Terlihat pula meja makan yang dibuat dari mesin jahit tangan, lampu bohlam berwarna kuning, lesung padi yang dijadikan kursi. Termasuk juga dengan mushola dan kamar mandi yang mengikuti gaya tradisional. Tidak hanya itu, terdapat juga koleksi komik-komik lama tahun 70-80an yang bisa dibaca bagi pengunjung.

“Resto Solo ini kita buat seperti suasana pulang kampung. Dan banyak pelanggan kami merasakan seperti itu. Termasuk pelanggan lama kami yaitu artis penyanyi indonesia Rio Febrian yang kalau ke Bogor pasti mampir ke sini,” kata Ujang Hidayat selaku Manager Pengelola kepada Hallobogor.com, Sabtu (19/3/2016).

Resto Solo sendiri, sambung Ujang, adalah resto yang menyediakan masakan khas dari solo Jawa Tengah. Sedikitnya ada 15 menu, di antaranya nasi gudeg komplit, nasi liwet, pecel, urap, selat solo, garang asem dan lain lain termasuk menu baru yaitu soto solo dan bakso solo.

“Soto solo kami ini berbeda dengan soto lainnya. Jika soto umumnya terdapat bihun, namun di soto solo ini hanya terdapat toge serta ayam dengan kuahnya yang bening. Rasanya pun gurih. Untuk soto solo kita beri harga Rp21ribu. Sedangkan bakso solo ini polos tanpa campuran. Namun rasanya pasti akan bikin penasaran, karena baksonya menggunakan bakso sapi special ditambah kuah yang makyos. Ini kita jual dengan harga Rp15ribu. Selain itu, kita juga menyediakan minuman khas solo seperti es dawet solo, wedang jahe, es degan gula jawa, wedang uwuh dan lain-lain,” paparnya.

Nah, bagi yang kurang suka dengan menu ala Jawa, tak usah kuatir. “Kami tidak hanya menyediakan masakan khas Solo saja tapi juga menyediakan masakan selain masakan Solo. Seperti mie Jawa dan mie Yogya itu ada. Begitu pun dengan minuman, ada yang khas Solo dan ada juga yang umum seperti es mangga, jeruk, kelapa, kopi, susu dan lain-lain,” ungkapnya.

Untuk menu khas unggulan, berdasarkan recomended yang banyak dipesan pelanggan yaitu nasi gudeg, nasi liwet dan garang asem. Untuk harga variatif mulai dari Rp19 ribu sampai Rp35 ribu. “Kami juga menerima pesanan untuk nasi box. Kami buka mulai jam 08.00-20.30 WIB setiap hari kecuali hari Senin libur. Selain sebagai tempat makan, Resto Solo juga bisa dipesan untuk tempat meeting dan juga tempat foto prawedding yang ingin mengambil nuansa tradisional etnis Jawa dan klasik. (ndy)